Peningkatan Infrastruktur, Dadang Supriatna Sebut Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Kura-Kura Ambon di Bangka Belitung: Potensi dan Tantangan dalam Budidaya   Horas FC Tingkatkan Silaturahmi dengan Pertandingan Persahabatan   Wakapolres Metro Jakarta Timur Tinjau Posyandu Kampung Rambutan, Pastikan Pelayanan Arus Balik Optimal   Tawuran Warga di Petojo Utara Kembali Terjadi, Dipicu Provokasi dan Petasan, Polisi Bertindak Cepat   Momen Spesial: Keluarga Besar Sumiyati Gelar Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim   Silaturahmi Bernilai Strategis: Babinsa Koramil 03/Sioban Gali Potensi Pertanian Desa Matobe   Tingkatkan Keamanan Wilayah, Babinsa Sikakap Gelar Komsos dengan Mitra Karib   Cuaca Ekstrem Mengancam, Babinsa Koramil 03/Sioban Ajak Warga Mapaddegat Tingkatkan Kewaspadaan   Kapolres Musi Banyuasin berikan klarifikasi terkait insiden kebakaran di Area Kebun Hindoli.   2 Unit Rumah Dilanda Musibah Kebakaran,Kasat Pol-PP Musi Banyuasin Berikan Himbauan.   Bupati Buka MTQ ke-42 Desa Muaro Panco, H M Syukur: Amalkan Kandungan Al Quran Dalam Kehidupan Sehari-hari   Warga Papua di Pelosok Rasakan Sentuhan Kepedulian TNI   Kurangnya Perhatian Media di Acara "Wakil Gubernur Menyapa Warga" Perlu Disayangkan   Kebersamaan TNI dan Jemaat: Dandim 0319 Hadiri Peresmian Gereja GKPM Invokavit di Sipora   Pengamanan Arus Balik di Km 258, Wakapolda Metro Jaya Lakukan Peninjauan di Dampingi Kapolres Metro Bekasi   Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Cek dan Kontrol Pengamanan Arus Balik Lebaran Penumpang Kapal   Pos Pam Terpadu Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 di Bangkinang Kota Siap Amankan Arus Balik Lebaran    Kapolres Kampar Beri Kado Istimewa di Hari Ulang Tahun Personel, Bibit Pohon untuk Jaga Kelestarian Alam dan Rawat Marwah Budaya    POLRI untuk Masyarakat: Kapolres Mentawai Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Lansia   Jelan PSU Ketua Wider Nurlatu, SH Ajak Semua Pihak Dukung Polres Buru dan TNI Jaga Kambtibmas  
Daftar Isi

Kab.Bandung, growmedia-indo.com -

Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali hadir pada kegiatan rutin Rembug Bedas ke-150 di Desa Santosa Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Selasa (20/8/2024). Kawasan Desa Santosa merupakan sebuah desa wisata yang ada di pelosok selatan Kabupaten Bandung. 


Bupati Bandung bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung hadir di tengah-tengah masyarakat. Demikian pula jajaran Forkopimcam Kertasari, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antara warga pun turut menyampaikan curhatannya atau aspirasi kepada Bupati Bandung. Bupati langsung merespon dan memberikan solusi.


Ada pula yang mengungkapkan terima kasih atas 13 program prioritas Bupati Bandung yang sudah diterima dan bermanfaat bagi masyarakat. 


Kedekatan Kang DS, sapaan akrab orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini sangat terasa disaat ia menyapa sejumlah unsur yang hadir di Desa Santosa tersebut. Mulai dari para ketua RT, RW, Linmas, unsur pemerintah desa, LPMD, BPD, PKK, Pos KB, Posyandu, petani, para pemuda dan pihak lainnya. Pelaksanaan Rembug Bedas itu bagian dari ajang sono Kang DS dengan masyarakat yang ada di pelosok desa.


Kang DS pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir atas peran aktifnya dalam peningkatan pembangunan di Kabupaten Bandung dalam upaya mewujudkan Bandung BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera). 


Bupati Bedas mengatakan pelaksanaan Rembug Bedas itu sengaja dilaksanakan, untuk menindaklanjuti kebiasaan dirinya berkunjung ke masyarakat saat menjadi kepala desa. Mulai dari pelaksanaan Jumat Keliling, Tarawih Keliling, dan kegiatan lainnya.


"Rembug Bedas ini dalam rangka riuangan sareng masyarakat Kabupaten Bandung Bedas dina raraga  ngarakeutkeun tali silaturahmi  ngawangun partisipasi dan ngaguar aspirasi jeung mere solusi pikeun ngaronjatkeun pangwangunan ekonomi Kabupaten Bandung Bedas," tuturnya.


Pada kesempatan itu, Kang DS mengungkapkan tiga muatan lokal (mulok) untuk para siswa di sekolah, yaitu Pendidikan Pancasila dan UUD 1945, Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda serta Belajar Mengaji dan Menghafal Al-Quran. 


"Tiga muatan lokal itu untuk meningkatkan kualitas akhlak dan moral generasi penerus bangsa. Ingin membentuk anak-anak kita berkarakter dan berakhlakul karimah untuk kabagjaan dunia dan akhirat," harapnya.


Di hadapan ratusan masyarakat yang hadir, Kang DS sudah bisa membuktikan program insentif guru ngaji, pinjaman dana bergulir dan kartu tani. Ia juga mengungkapkan APBD Kabupaten Bandung semula Rp 4,6 triliun naik menjadi Rp 7,51 triliun.


"Itu dalam waktu tiga tahun. Hampir Rp 3 triliun kenaikannya," ucapnya sambil menyebutkan bahwa Pemkab Bandung sudah menerima 357 penghargaan sampai hari ini.


Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Bandung salah satu kabupaten/kota percontohan anti korupsi dari KPK RI. Kabupaten Bandung masuk nominasi tiga besar.


Bupati berharap masyarakat Kabupaten Bandung sejahtera, sehingga terus mendorong warga yang masih  menganggur untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 


"Pemkab Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan sudah mempersiapkan tempat pelatihan pertanian, peternakan, las, bengkel, tata boga, tata bahasa, baik bahasa Jepang, bahasa Korea, semuanya sudah dipersiapkan," katanya.


Usai mengikuti pelatihan, lanjutnya, Pemkab Bandung sudah menyiapkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. 


"Kenapa program ini diluncurkan, kami tidak mau masyarakat Kabupaten Bandung terjebak bank emok dan pinjaman online (pinjol). Bank emok merusak moral masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: loading


Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung mengungkapkan bahwa dengan anggaran Rp 70 miliar itu bisa dimanfaatkan warga, khususnya di Desa Santosa untuk pengembangan modal usaha pariwisata dan usaha lainnya.


"Tujuan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat," ungkapnya.


Kang DS pun turut menjelaskan peningkatan infrastruktur jalan dengan cara dicor dari Pangalengan ke Kertasari, selama dirinya menjadi Bupati Bandung.


"Pembangunan jalan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata mantan Anggota DPRD Jabar ini. 


Ia berharap kepada banyak pihak untuk menanam tanaman keras di sekitar pinggir lahan pertanian sayuran. Karena melihat kondisi lahan di Kertasari terlihat gundul.


"Kami berharap masyarakat Kertasari kompak," katanya.


Bupati mensosialisasikan ada 48 desa se-Kabupaten Bandung yang menerima dana bagi hasil dari bonus panas bumi, berdasarkan zonasi. Di antaranya Desa Santosa, juga menerima dana bagi hasil dari panas bumi Darajat. 


(Budiana)



Posting Komentar